Minggu, 19 April 2015

Harapan Hati

Pernah ada kata iri di lubuk hati
Tapi apa boleh ada kata menyesal di hidup ini
Rumput tetangga yang selalu rapi dan tersenyum
Menyentuh hati ingin merubah

Takdir sudah terjadi
Tak boleh disesali di kemudian hari
Hidup bagaikan hutang
Mengundang resah, memberi tenang
Sementara

Ayolah sahabat hatiku
Lihatlah ke dalam isi hati
Apa yang kuingini
Hanya sebuah harapan
Harapan Suci

Bukan maksud ingin mengatur
Bukan pula menjadi singa ganas
Hanya secuil solidaritas yang singa inginkan

Berubahlah kawan
Kita telah berumur tua
Saatnya kita bersifat dewasa
Bukan layaknya anak TK